PERUBAHAN BUDAYA: AIR KE DARAT


Salah satu sudut Mahakam di Kota Bangun, Kutai Kartanegara

Sejak dulu, mahakam merupakan nadi bagi sebagian besar penduduk di Kaltim utamanya di Kutai. Setelah terjadi otonomi daerah dan adanya pemekaran, efeknya adalah terjadinya pembangunan infra struktur secara massif. Dibuatlah jalan beraspal ratusan kilometer yang menghubungkan antar kampung, antar kota.

Di sepanjang jalan aspal mulai tumbuh pusat-pusat ekonomi baru dengan berbagai bentuknya. Keadaan ini "memaksa" orang-orang untuk pindah rumah mendekati jalanan untuk mendekati pusat ekonomi baru tadi. Bila kecenderungan ini terus berlangsung akan terjadi perubahan budaya bagi penduduk yang selama ini tinggal di bantaran sungai mahakam. apalagi akan di buka beberapa jembatan di atas Mahakam. seperti jembatan di Kota Bangun dan rencana pembangunan jembatan di Melak Ilir yang akan menghubungkan Melak-Mook Manaar Bulatn, yang konon setelah nyambung ke Kota Bangun jalanannya akan menghemat 90-an km bila mau ke Samarinda.
PERUBAHAN BUDAYA: AIR KE DARAT PERUBAHAN BUDAYA: AIR KE DARAT Reviewed by Kosim Abina Aziyz on February 28, 2009 Rating: 5

No comments:

Silakan memberikan saran, masukan, atau tanggapan. Komentar Anda akan saya moderasi terlebih dahulu. Tautan aktif sebaiknya tidak dipasang dalam komentar. Dan, mohon maaf, komentar Anda mungkin tidak segera saya balas, karena kesibukan dan lain hal. Terima kasih :)
---Kosim Abina Aziyz

Powered by Blogger.