Chikungunya Mewabah di Kutai Barat

Pak Agus berusaha untuk berdiri dari duduknya namun terlihat susah dan hampir terjatuh. Beberapa hari sebelumnya id mengalami demam. "kata dokter saya terkena chikungunya," ia menuturkan di toko miliknya di Kampung Melak. Di kampung Barong Tongkok, seorang anak kecil putri dari bidan juga menderita hal yang sama, ia tidak bisa berdiri dan hanya duduk di tempat.
Untuk pertama kalinya, kasus chikungunya mulai diketahui merebak di beberapa kecamatan di Kutai Barat. Selain Melak dan Barong Tongkok, chikungunya juga terjadi di kampung Srimulyo, Kec. Sekolaq Darat sebanyak 5 orang. Hal yang sama juga terjadi di kampung Lambing, kec. Muara Lawa. Kasus terbesar terjadi di kampung Ombau Asa dan Geleo, Kec. Barong Tongkok di mana sudah ratusan orang menderita penyakit ini. Demikian seperti dituturkan dr. Ispayana, petugas Puskesmas Barong Tongkok. "Chikungunya di sebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa alphavirus, korban akan demam mendadak dan mengalami lumpuh untuk sementara waktu, " ia menambahkan. Chikungunya berasal dari Afrika, di Indonesia ditemukan pertama kali tahun 1973. Chikungunya dalam bahasa Swahili, Afrika Timur berarti "yang melengkung ke atas" merujuk pada tubuh yang membungkuk akibat gejala arthritis terutama tmenyerang lutut, pergelangan kaki, persendian tangan dan kaki. Penderita mengalami demam mendadak 39`C, ruam pada kulit, dan sakit kepala. Penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya dengan menjaga jangan sampai terkena penyakit lain yang lebih berat. Seperti diketahui nyamuk Aedes aegypti juga menyebabkan penyebab demam berdarah dengue.

Postingan ini juga dikirim ke Ekspektasicom http://siip.info | News and Around Us
--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Making email access easy
http://mail.ovi.com
Chikungunya Mewabah di Kutai Barat Chikungunya Mewabah di Kutai Barat Reviewed by Kosim Abina Aziyz on December 15, 2009 Rating: 5
Powered by Blogger.