Perbandingan antara Facebook dan Blogger




Setelah sebelas bulan berkutat di dunia blog dan setengah tahunan menjadi pengguna Facebook, saya ingin mengeluarkan unek-unek untuk membandingkan keduanya (secara subjektif).

1. Pengguna.
Facebookers di Indonesia berkisar 11 jutaan (2009), sedang blogger Indonesia berkisar 1 jutaan. Ini berarti FB lebih populer dibanding blogger (blogspot, WP) apalagi ditunjang dengan mobile internet. Pengguna FB di dunia bahkan mencapai 350 juta.

2. Kreativitas
Agar tampilan blog menarik, para blogger dituntut memiliki keterampilan dalam desain, penyuntingan script HTML, template, penerbitan entri (teks, foto, video) dan pemilihan widget, sedangkan facebooker tinggal terima jadi format yang disediakan oleh FB yang serba biru itu. Kegiatan yang dilakukan paling kirim status, upload foto, copas artikel dari blog ke catatan dan copas link.
3. Konten
Blog yang ada memiliki banyak sekali kategori seluas bidang yang digeluti manusia: mulai dari yang umum, kuliner, otomotif, sastra, agama, sains, teknologi, gadget, pertanian, iklan, dsb. Sedang FB -secara umum- berkutat pada " how are you doing 'n feeling?", ada memang yang membuat catatan tapi saya lihat yang suka begini adalah yang aktif sebagai blogger juga. Bila kita sering blogwalking, kita akan mendapatkan pengetahuan, wawasan, cara pandang dan teman baru dari berbagai kalangan dan bangsa, sedang bila kita FB-walking dengan membaca status teman, kebanyakan tidak berbobot, seperti "lagi makan nasi", "mengapa engkau pergi", "aku rindu kamu","aku mau ke WC","mau tidur nih", aaaargggh! Kalaupun ada yang bagus persentasenya sedikit, seperti "...sedang download smadav rev.8", kita jadi tahu oh ada smadav yang baru, atau "...orang afrika itu bla, bla, bla"
4. Penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan pada blog sangat kaya baik dari segi kosa kata, struktur, pendalaman bahasan maupun tema yang dipilih. Sedangkan bahasa pada FB begitu miskin, mungkin karena adanya batasan karakter, seringkali status yang dituliskan hanya satu kata, sulit dimengerti dan multitafsir seperti "gedubrak!". Apa maksudnya? Jatuh, pintu rebah, tabrakan sama sapi/mobil, atau apa. Itu masih untung, kadang malah ditulis dengan gaya alay yang merusak bahasa seperti"4q in91n k3 p454r". Status seperti ini menunjukkan orangnya goblok, tidak tahu alfabet, kalau saya jadi guru bahasa anak seperti ini tidak akan saya luluskan. Sejak kapan angka 4 menjadi huruf a? Sekolah di mana?
5. Nasib
Saya pernah berfikir, kepopuleran FB bisa "membunuh" blog sebagai sesama media berplatform web 2.0. Namun, kegiatan blogwalking yang kadang saya lakukan memperlihatkan bahwa aktivitas blogger masih ada, dinamis dan tidak mati. Sementara FB, memdapat saingan: twitter, plurk, myspace, friendster edisi 2, adandu, google wave, dsb. Dan bagi saya, FB saya perlakukan sebagai media komunikasi saja, tak lebih. Sedang blog saya perlakukan lebih dari itu: publikasi ide, catatan tentang sesuatu, dokumentasi, penyaluran hobi, tempat belajar menulis dan berbahasa, di samping sebagai media komunikasi itu sendiri.
--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Free email account from Nokia
http://mail.ovi.com
Perbandingan antara Facebook dan Blogger Perbandingan antara Facebook dan Blogger Reviewed by Kosim Abina Aziyz on January 15, 2010 Rating: 5
Powered by Blogger.