Penghormatan Terakhir untuk Santri Pejuang!


Salah seorang kader Pondok Pesantren Hidayatullah wafat ditempat tugas. Kebakaran hebat yang terjadi pukul 02.00 dini hari (14/09) menghanguskan 4 rumah, kendaraan roda dua serta barang berharga lainnya. Korban meninggal bernama Ismadi, yang saat kejadian terjebak dalam kobaran api. Kebakaran yang terjadi di Muara Badak Dalam-Kutai Kertanegara sampai saat ini belum di ketahui penyebabnya secara pasti, namun dugaan sementara sumber api berasal dari arah dapur.

Sudah setahun Ismadi yang lahir di Ngawi 15 Oktober 1984 beserta sahabatnya, Harbin, ditugaskan oleh Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan untuk mengemban dakwah dan membuka cabang Pesantren Hidayatullah di Muara Badak. Keduanya merupakan Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Hidayatullah Balikpapan yang baru diwisuda bersama 45 orang wisudawan pada oktober tahun lalu dan langsung ditugaskan diberbagai daerah di Kal-Tim.

Menurut Harbin, sahabat korban yang selamat. Terakhir kali berbicara dengan korban saat berbuka puasa. Tidak ada tanda-tanda bahwa akan terjadi peristiwa naas tersebut, bahkan Korban berbicara ingin segera mewujudkan impiannya untuk membangun masjid di atas tanah wakaf. Program pembinaan bagi masyarakat sekitarpun telah dirancang bersama sebelum berdirinya masjid sebagai langkah mendirikan pesantren.

Ditempat tugas, Ismadi dan Harbin yang berstatus lajang itu mendapat hibah tanah seluas 10 ha dari salah seorang simpatisan, keduanya berencana membangun pesantren. “Lebaran ini rencananya Ismadi dan Harbin akan berkunjung kerumah dan akan membahas pembangunan masjid ditempat tugas”. Kata Muklas, salah seorang sahabat Korban yang tinggal di Samboja-Kukar yang juga ahli dalam pertukangan.

Selama perkuliahan di program strata satu, Ismadi merupakan salah seorang peserta Program Pendidikan Kader Dai yang mendapat beasiswa dari BMH . Ismadi menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan pada tahun 2001 dan duduk di bangku Madrasah Aliyah Raadhiyatan Mardhiyah (MARAMA) Putra, yang kemudian berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Hidayatullah selama 4 tahun.

Almarhum Ismadi dimakamkan di komplek pemakaman Pesantren Hidayatullah di Balikpapan (14/09). Sementara itu, keluarga korban yang berada di Beteleme saat dihubungi via hanphone tampak tabah, dan berancana akan datang untuk memberi penghormatan terakhir. Keluarga berharap Ismadi yang meninggal dalam tugas mulia berdakwah dapat diterima di sisi yang Allah SWT dan memperoleh balasan surga. *redaksi[at]bmhkaltim[dot]or[dot]id

Sumber: Berencana bangun Masjid dan ingin lebaran di Balikpapan
http://hidayatullah.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=437:berencana-bangun-masjid-lebaran-di-balikpapan&catid=38:berita-dai&Itemid=54
Penghormatan Terakhir untuk Santri Pejuang! Penghormatan Terakhir untuk Santri Pejuang! Reviewed by Kosim Abina Aziyz on September 15, 2009 Rating: 5
Powered by Blogger.