Belajar dari Musibah Pesawat Terbang

Pagi itu, di Lempake-Samarinda, saya mendengarkan cerita dari seorang Bapak Tua. Beliau menceritakan kisah nyata untuk diambil pelajaran, dalam hal ini beliau mengambil kasus musibah yang terjadi dalam penerbangan.
Dalam menghadapi masalah, manusia dibagi menjadi 3 golongan: panik, tenang dan masa bodoh.
Pertama, saat pesawat Adam Air menghunjam di perairan Majene. Dalam kotak hitam yang ditemukan, diketahui saat mesin mengalami gangguan, sang pilot begitu panik dan akhirnya terjadilah insiden itu.
Kedua, kejadian yang terjadi di Jawa Tengah. Saat penerbangan, mesin pesawat juga mengalami gangguan. Pilot -konon- menghadapinya dengan tenang, mungkin sambil dzikir. Oleh pilot pesawat berhasil mendarat di Bengawan Sala, sebuah sungai di Jawa Tengah, dan selamat. Meski ada yang meninggal yakni sang pramugari.
Ketiga, musibah yang terjadi di Bulungan, Kalimantan Timur. Kisahnya, semua penumpang pesawat dan pilot meninggal kecuali satu orang. Orang yang bisa selamat ini terlempar dari pesawat sebab tidak memakai sabuk pengaman. Dari sisi peraturan dan safety, jelas orang ini termasuk orang yang masa bodoh terhadap peraturan keamanan, namun justru menyebabkan dia selamat.
Dalam menghadapi masalah, termasuk manakah kita? Panik, tenang atau masa bodoh?
--------------------------------------------------------------
Ovi Store: Fresh apps and more
http://store.ovi.com/?cid=ovistore-fw-bac-na-acq-na-ovimail-g0-na-4
Belajar dari Musibah Pesawat Terbang Belajar dari Musibah Pesawat Terbang Reviewed by Kosim Abina Aziyz on September 30, 2009 Rating: 5
Powered by Blogger.