Neo-Lib: Wajah Hipokrit Dunia Barat

Tujuan dari paham neo-liberalisme adalah untuk mengembalikan kepercayaan pada kekuasaan pasar dng pembenaran yg mengacu pada kebebasan.
Pendorong utama untuk tujuan ini adalah privatisasi aktivitas ekonomi terutama yg dimiliki negara (bertentangan dng pasal 33 UUD 45, kan?).
Tugas pemerintah hanya menciptakan lingkungan sehingga arus modal dapat berjalan dengan baik.

Privatisasi seperti ini terjadi di negara Amerika Latin dan negara2 berkembang. Pada saat yang sama AS justru melakukan proteksionisme. Untuk memproteksi produknya AS biasanya mengeluarkan isu dumping. Indonesia, China pernah merasakannya. Inilah wajah hipokrit Dunia Barat. Neo-liberalisme adalah bentuk kolonialisme gaya baru.

Privatisasi membuat negara berkembang makin miskin dan bisa kehilangan kebanggaan Nasional. Contoh, Indosat setelah diprivatisasi sahamnya dimiliki oleh SingTel. Bayangkan! Keuntungan Indosat mengalir ke Singapura. Belum yang lain, Freeport, Newmont. Bagus memang kalau orang Neo-lib naik, biar habis kekayaan Indonesia. Nanti orang Bugis bilang,"Anre baji'mu!!!"
--------------------------------------------------------------
Nokia Music Store: download & listen anywhere
http://musicstore.nokia.com
Neo-Lib: Wajah Hipokrit Dunia Barat Neo-Lib: Wajah Hipokrit Dunia Barat Reviewed by Kosim Abina Aziyz on May 17, 2009 Rating: 5
Powered by Blogger.